Personal komputer bisa saling berhubungan dengan adanya teknologi jaringan komputer. LAN (Local Area Network) merupakan suatu jaringan komputer lokal yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara komputer satu dengan yang lain dalam suatu area/lokal. Teknologi ini memungkinkan komputer-komputer yang terhubung saling bertukar sumber daya yang ada, baik sumberdaya perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya.
Dengan ditemukannya suatu alat yang disebut dengan modem (modulator-demodulator), yaitu alat yang mampu mengubah data digital ke analog dan sebaliknya, maka jaringan komputer tidak berhenti dalam area yang terbatas. Dengan modem yang mampu memanfaatkan saluran telekomunikasi/telepon maka seseorang dapat mengakses suatu komputer dalam jaringan melalui komputer yang berada di tempat lain atau biasa disebut dengan Remote Access (akses jarak jauh). Misalnya wsaja akan mengakses jaringan komputer di kantor dengan menggunakan komputer di rumah.
Dalam perkembangan selanjutnya timbullah ide untuk mengkomunikasikan komputer-komputer di seluruh dunia ini dalam jaringan global yang tidaka mengenal lagi batas ruang dan wilayah. Lalu lahirnya apa yang disebut dengan Internet sebagai perwujudannya. Internet memungkinkan pengguna komputer berkomunikasi dengan pengguna komputer lainnya di seluruh dunia.
Meski perkembangan komputer telah sedemikian rupa sebagaimana diuraikan di atas, namun satu hal yang harus dipertahankan dalam perkembangan tersebut adalah faktor kompatibilitas pada setiap perkembangan personal komputer tersebut. Dengan adanya kompabilitas tersebut, maka meski perkembangan dan bentuk komputer personal telah mengalami perkembangan dan perubahan sedemikian rupa, namun apa yang ada pada komputer sebelumnya tidak akan hilang begitu saja. Sebagai contoh, sistem aplikasi atau data yang disusun untuk personal komputer generasi sebelumnya tetap bisa dimanfaatkan pada generasi yang lebih baru sampai pada kondisi tertentu dimana sistem aplikasi atau data tersebut harus dikonversi ke generasi yang lebih baru.